Laptop sebagai
komputer pribadi menjadi pembicaraan serius pada awal tahun 1970, ketika
gagasan tentang komputer pribadi portabel diangkat ke permukaan. Sebuah
"personal, portable information manipulator" yang dibayangkan oleh Alan
Kay di Xerox PARC pada tahun 1968, dan dijelaskan pada tahun 1972 dalam
makalahnya yaitu "Dynabook"

Sebagai sebuah mesin CPU 8-bit, yang bisa diterima secara luas, jumlah portables meningkat pesat. Osborne 1, yang dirilis pada tahun 1981, menggunakan Zilog Z80 dan beratnya 10,7 kg. Itupun tanpa baterai, layar CRT 5 inci atau 13 cm, dan menggunakan 5,25 inci single-density floppy drives. Pada tahun yang sama komputer laptop berukuran portabel pertama, Epson HX-20, diumumkan. Epson memiliki layar LCD, baterai isi ulang, dan sebuah printer kalkulator ukuran 1,6 kg.
Laptop pertama yang menggunakan flip form factor muncul di awal 1980-an. Magnum Dulmont dirilis di Australia pada tahun 1981-82, tapi tidak dipasarkan secara internasional sampai 1984-85. Gavilan SC, dirilis pada tahun 1983, adalah komputer pertama digambarkan sebagai "laptop" oleh produsen. Dari tahun 1983 dan seterusnya, beberapa teknik input baru dikembangkan dan dimasukkan dalam laptop, termasuk touchpad (Gavilan SC, 1983), pointing stick (IBM ThinkPad 700, 1992) dan pengenalan tulisan tangan 1987.
Beberapa CPU, seperti Intel 1990 i386SL, dirancang untuk menggunakan daya minimum untuk meningkatkan daya hidup baterai komputer portabel, dan didukung oleh fitur manajemen daya dinamis seperti Intel SpeedStep dan AMD PowerNow! dalam beberapa desain.